Seniman Usia 12 Tahun Selenggarakan Pameran Tunggal

IndonesiaBetter— Usia tidak menjadi penghalang manusia untuk berkarya. Hal tersebut biasanya ditujukan untuk orang yang berusia lanjut. Namun kali ini peribahasa tersebut ditujukan untuk seorang anak berusia 12 tahun.

Dengan usia yang masih sangat muda, seorang anak SD sukes menghasilkan karya luar biasa. Anak tersebut bernama Hikaru Balint Madani (12 tahun), siswa kelas 6 SD, di Bina Nusantara School Seerpong, atau lebih sering disebut BINUS School Serpong.

Hikaru menemukan kegemarannya dengan berkarya melalui lukisan. Hikaru sudah mulai melukis sejak ia masih berusia 3 tahun. Oleh karena bakat dan ketekunannya dalam berlatih, namanya saat ini mulai dikenal di kalangan pelukis dan penikmat lukisan Indonesia.

Hikaru baru baru ini baru saja menyelenggarakan pameran tunggal pertamanya pada 17 hingga 23 Desember lalu, di Gedung Mitra Hadiprana Kemang, Jakarta. Sejak kecil, Hikaru sudah memiliki kebiasaan melamun.

Namun setelah semakin dewasa, Hikaru menyadari melamun ternyata merupakan salah satu proses untuk mencari inspirasi. Ia kemudian mengolah daya imajinasinya, yang dituangkan menjadi lukisan abstrak disertai dengan narasi kiasan yang dibuatnya sendiri.

“Inspirasinya kepikiran aja, di internet sering ada berita mengenai keadaan bumi dan aku setuju bahwa kita harus bergerak untuk menjaga bumi bersama-sama,” jelasnya saat ditanya mengenai sumber inspirasi lukisannya.

“Aku juga biasanya cari inspirasi dan pengetahuan dari baca buku atau belajar di sekolah.”, Jelas Hikaru, seperti yang dilansir dari Goodnewsfromindonesia.id. Lukisan-lukisan Hikaru banyak menunjukkan perhatian khusus kepada lingkungan. Banyak ditemukan, hasil lukisan yang digambarkan menunjukan keadaan alam dan berisi ajakan peduli terhadap lingkungan seperti hemat air ataupun pengurangan plastik.

Lukisan yang dipamerkan Hikaru seringkali memiliki makna yang pada umumnya sering tidak terpikirkan oleh rekan seusianya. Hal ini disetujui oleh ibunya, Britt Marsieta yang mengatakan bahwa Hikaru memutuskan sendiri pilihan lukisan yang akan di lukisnya. Termasuk didalamnya makna yang dikandung dalam setiap lukisan.

Kurator bernama Yulianto Liestiono, yang juga menjadi kurator pada pameran tunggal Hikaru berharap, dengan pameran yang diselenggarakan ini, semakin banyak inspirasi yang dapat dikembangkan di dunia seni rupa.

Ia berharap Indonesia ke depan mampu menghasilkan lebih banyak lagi seniman muda handal dan telah dikenal di usia cukup dini. Hal ini tentu akan membuat para seniman tersebut dapat tumbuh dan berkembang dengan waktu yang lebih lenggang.

Meski namanya sudah mulai dikenal, Hikaru tidak hanya memiliki bakat yang tinggi. Ia juga memiliki jiwa sosial untuk membantu sesama. Hal ini ditunjukan Hikaru, ketika ia berinisiatif untuk menyumbangkan sebagian hasil penjualan lukisan tunggalnya kepada Yayasan Kemah Kasih.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *