Mahasiswa Indonesia Di Belanda Magang, Gaji Tinggi

Dari kerja sambilan para mahasiswa belajar untuk lebih bertanggung jawab, karena di situlah mereka pertama kali kerja di negeri asing

Para mahasiswa Indonesia berkumpul di Vrije Universiteit Amsterdam (VU), Jumat (16/11/2018).

IndonesiaBetter— Sudah menjadi hal umum kalau para mahasiswa Indonesia yang kuliah di luar negeri sering mengambil kerja sambilan. Salah satunya para mahasiswa yang kuliah di Belanda. Meskipun memiliki orangtua yang kaya raya, para mahasiswa tetap memilih untuk mengambil kerja part time disela kesibukan kuliah.

Menurut mereka, kerja part time lebih bermanfaat dari pada tidak melakukannya. Asalkan para mahasiswa serius untuk menjalani kerja part-time, hampir tidak ada yang bilang bahwa pekerjaan tersebut tidak bermanfaat.

Salah satu mahasiswa bernama Hadi bercerita, dirinya pernah ambil kerja sambilan di restoran Indonesia. Pekerjaannya cuma memasak masakan Indonesia. Dia telah melakukan pekerjaan part time job selama 5 bulan. Dalam sebulan dia bisa mengantongi sekitar 500 Euro. Dari uang tersebut, ia menyisihkannya, untuk keperluan sehari hari. Akhirnya dia bisa membawa isteri dan anak untuk datang ke Belanda.

Pengalaman mahasiswa lain bernama Ilham kurang lebih sama dengan Hadi. Dia juga pekerja sambilan di sebuah restoran Indonesia. Pertama kalinya masuk kerja, ia langsung ditempatkan pada posisi mencuci piring. Menurut penjelasan hadi, ia harus bekerja selama kurang lebih 6 jam per hari. Namun bila kondisi sedang ramai. Dia juga tidak keberatan untuk kerja lebih lama.

Restoran Tempat Terbanyak Pencari Part-Timer

Hal itu juga pernah dilakukan mahasiswa lain bernama Andre Samuel. Pekerjaan restoran memang merupakan favorit untuk mencari pekerjaan part-time. Dengan banyaknya tenaga manusia yang diperlukan. Part-timer menjadi solusi bagi mereka yang memiliki budget sedikit. Andre juga menuturkan, pengalaman pertamanya kerja sambilan adalah saat musim panas dua tahun lalu. Dia bekerja di restoran Indonesia di Amsterdam.

Sama halnya dengan hadi, pertama kali bekerja, Andre juga menjadi pencuci piring. Meskit tidak capek, pekerjaan monoton menjadi tantangan pekerjaan tersebut. Selain itu, dia juga harus cekat dalam membersihkan piring.

Gaji Perbulan Cukup Untuk Biaya Hidup

Andre menjelaskan bahwa dia bekerja sebagai part-timer di restoran selama 2 sampai 3 bulan. Dikarenakan nilai akademiknya mengalami penurunan, Andre memilih untuk berhenti bekerja. Gaji yang didapatkan dari pekerjaan part-time Andre adalah sebesar Rp.20.000.000,- dalam sebulan.

Saat ini Andre sudah memiliki pekerjaan part-time baru. Dia bekerja diperusahaan pengantar barang seperti gojek. Perbedaannya adalah, moda transportasi yang digunakan adalah sepeda. Untuk satu kali antar, dia mendapatkan 5 Euro. Dan keuntungan lainnya adalah waktu kerja ditentukan oleh dirinya sendiri.

Sepintas kita mungkin merasa bahwa kerja sambilan cukup enteng, namun nyatanya, untuk mendapatkan pekerjaan sambilan tidak mudah. Tak semua anak Indonesia bisa langsung mendapatkan pekerjaan sambilan yang diinginkan. Hal ini disebabkan karena pekerjaan sambilan tidak ditayangkan di media seperti koran. Kebanyakan perekut hanya menyebarkan dari mulut ke mulut.

Andre juga menambahkan, kalau sebagai mahasiswa asing, sedikit sulit untuk mencari pekerjaan sambilan. Hal tersebut dikarenakan tidak adanya working permit. Untuk bekerja, anda memerlukan surat izin. Part-time sendiri memiliki aturan di negara Belanda. Dengan gaji minimal adalah 5,5 Euro per jam. Semakin tua usia seseorang, maka ia akan mendapatkan gaji lebih tinggi.

Ilham sependapat dengan Andre. Dia juga mengingatkan para calon mahasiswa yang ingin mencari kerja part time. Menurut Ilham, tidak semua part time memiliki kontrak. Sehingga para pencari kerja harus berhati hati dalam menerima pekerjaan. Meski demikian, keputusan dan peniliaan ada ditangan para mahasiswa, karena informasinya tersebar hanya dari mulut ke mulut.

Dari kerja sambilan para mahasiswa belajar untuk lebih bertanggung jawab, karena di situlah mereka pertama kali kerja di negeri asing walaupun hanya sekedar cuci piring. Dengan mengasah sifat tanggung jawab, kemungkinan besar anda bisa mendapatkan masa depan yang cerah. Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan tanggung jawab pastinya akan membuah prestasi.

Foto dan informasi artikel bersumbar dari kompas.com.

Penulis: Weliam

Editor  : Weliam

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.