Helian dan Khairan, Dua Platform Digital Bikinan Putra Bangsa Disambut Hangat App Store

(Foto: 9to5Mac)

Kabar bahagia baru saja dihantarkan oleh mahasiswa Universitas Indonesia di bidang industri elektronik dan telematika.

Mahasiswa lulusan dari Akademi Pengembang Apple berhasil terpilih dalam salah satu aplikasi yang bisa diunduh melalui platform digital milik pengguna Apple, App Store.

Tidak hanya satu, dua aplikasi besutan anak bangsa mampu lolos dan menambah kebanggaan seluruh masyarakat Indonesia.

Kedua aplikasi tersebut adalah Helian dan Khairan. Menurut Lisa Jackson sebagai wakil presiden bidang inisiatif lingkungan, kebijakan dan sosial Apple, aplikasi buatan mahasiswa Universitas Indonesia sangat revolusioner dan menginspirasi banyak orang.

Aplikasi Helian, Bantu Program Perawatan Lansia di Panti Jompo

Kebanyakan aplikasi mungkin difokuskan pada kebutuhan masyarakat tentang komunikasi atau bermedia sosial. Akan tetapi, Helian berbeda. Platform yang berukuran file 38.9 MB ini membantu program perawatan lansia seperti aplikasi rekam medis. Termasuk fitur untuk membantu para pengasuh lansia melacak rutinitas sehari – hari, mengatur pengingat, dan berbagi info penting tentang pasien lansia dengan sesama pengasuh lain bila dibutuhkan dalam kondisi shift atau giliran jam kerja.

Aplikasi karya Wendi Liga ini bahkan telah mendapatkan rating 5 bintang yang berarti mendapatkan apresiasi yang sangat baik oleh para penggunanya.

Aplikasi Khairan, Identifikasi Kiblat untuk Tuna Netra

Bagi umat Muslim yang normal pada umumnya, menemukan kiblat untuk melaksanakan kewajiban beribadah 5 kali dalam sehari tidak terlalu sulit.

Akan tetapi, bagi umat Muslim yang mengalami disabilitas seperti tuna netra tentu membutuhkan bantuan yang lebih spesifik.

Nah, di sinilah peran aplikasi Khairan yang hadir sebagai solusi komunitas Muslim disabilitas seperti tuna netra untuk mengenali kiblat untuk sholat.

Aplikasi Khairan digagas oleh Jason Elian dan bisa diunduh secara gratis di App Store. Saat ini, aplikasi Khairan sudah mengantong rating 5 bintang.

Fitur dan fungsi yang sudah tersedia antara lain Khairan telah didukung 2 bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Cara menggunakan aplikasi Khairan sangat mudah diakses dan dipahami oleh para tuna netra. Setelah mengunduh dan menginstal ke dalam ponsel, pengguna cukup mengarahkan ponsel ke arah yang ditunjukkan dengan suara dari aplikasi ini. Jadi, pengguna atau tuna netra yang menggunakan cukup menggeser posisi tubuh dengan instruksi suara yang diperdengarkan.

Selain itu, aplikasi Khairan juga memberikan fitur jadwal sholat tepat waktu sesuai lokasi tempat tinggal. Serta, fitur untuk memberitahukan informasi lokasi masjid – masjid terdekat dari lokasi pengguna.

Sebenarnya dalam kesempatan wisuda Akademi Pengembang Apple turut diperkenalkan juga berbagai jenis aplikasi yang sudah dibuat oleh mahasiswa. Akan tetapi, hanya dua aplikasi tersebut yang lolos dan masuk dalam daftar aplikasi siap unduh di App Store.

Semoga dengan adanya dua aplikasi digital tersebut, bisa semakin menambah semangat dan motivasi anak bangsa lain untuk berkiprah di dunia telematika Indonesia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *