Konayuki, Pejuang Literasi Indonesia

Indonesiabetter.com -Siapa itu Konayuki ??

Konayuki adalah seorang Penulis muda yang lahir di Jakarta pada 21 September.

Novel pertamanya Make A Wish merupakan novel pertama yang sempat mati suri sejak 2008, namun demikian Konayuki tidak patah semangat dan terus melanjutkan tulisannya untuk dijadikan sebuah novel yang sarat makna bagi pembacanya. Sukses dengan novel pertamanya tersebut, Konayuki melanjutkan dengan novel keduanya yakni Man Jadda Wajada ini menjadi novel keduanya dari trilogy Make a wish.

Saat sekolah, sang penulis sangat aktif di berbagai organisasi baik akademis maupun non akademis.

Diantaranya sebagai salah satu pendiri Jascom (Jagakarsa Student Community) dan ketua kerohanian Islam di SMA. Selain itu, Konayuki  juga aktif di media kampus (Epicentrum) yang juga merupakan cikal bakal kecintaannya terhadap karya sastra.

Selain menulis buku, dan disela kesibukannya sebagai penulis, pekerja dan calon dosen, Konayuki pria lulusan Sarjana Komunikasi Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) ini, baru saja menyelesaikan pendidikan Masternya di Universitas Trilogi Jakarta dan akan wisuda pada bulan April 2018 nanti dengan nilai yang sangat memuaskan.

Pria yang juga gemar memperdalam budaya Jepang ini, juga aktif sebagai narasumber di berbagai macam organisasi. Ia pernah menjadi narasumber di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta (UNJ), sebagai narasumber Creative Class di Speaking Magazine Rumah MC Indonesia, narasumber sekolah kepenulisan intensif di Universitas Trilogi, dan lainnya.

Kini Konayuki menetap di pinggiran Ibu kota bersama kedua orang tua tercintanya, beserta dua orang kakaknya, dan seorang adik perempuan yang baru saja menyelesaikan sarjananya di salah satu Universitas negeri di Jakarta.

Konayuki juga sangat mencintai dunia musik, dia pun suka bermain musik, musik bagi Konayuki adalah salah satu inspirasi dalam mencari ide penulisan novelnya. Dari novel yang di tulis Konayuki banyak tersirat ajakan-ajakan positif untuk  generasi muda Indonesia, khususnya  remaja putri  agar dapat menjaga kesucian dirinya hingga kelak menikah, tulisannya dikemas sangat sederhana, mudah dimengerti dan mengena, di novel keduanya konayuki memberikan gambaran tentang realitas masa kini yang penuh dengan warna kehidupan.

 

Konayuki yang mempunyai nama asli Muhammad Irfan Effendi S.Ikom, MM mempunyai visi agar Indonesia menjadi Negara yang melek Literasi, karena dengan budaya membaca, dunia dan seisinya bisa kita genggam.

Saat ini kesadaran akan dunia literasi di kalangan pelajar terbilang kurang. Walaupun kita tahu belakangan ini dengung literasi semakin digalakkan di sekolah, tapi pada pelaksanaannya masih belum berjalan secara maksimal, dikarenakan sosialisasi yang belum terlaksana dengan baik.

Dari kisah Konayuki sang penulis muda tampan yang berprestasi. Indonesia Better berharap, akan semakin banyak lagi generasi muda yang berkontribusi positif bagi kemajuan negeri ini, meningkatkan literasi masyarakat menuju Indonesia yang gemar membaca dan menulis, tentu akan semakin meningkatkan value negeri ini, kalau bukan kita yang melakukannya, lalu siapa lagi?.

Tingkatkan minat baca, dan mulailah menulis.

Untuk Indonesia yang lebih baik.

#Ganbatte!!

*Shenandona