Achmad Zaky

Achmad Zaky

Jakarta (IndonesiaBetter) – Achmad Zaky lahir tahun 1986 di Sragen, Jawa Tengah, lulus dari Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Teknik Informatika, angkatan 2008.

Sebenarnya setelah lulus kuliah Zaky berkeinginan bekerja di BCG atau Mckinsey, tetapi ia ditolak dan gagal mendapatkan pekerjaan di kedua tempat tersebut.

Tujuangnya berkuliah di ITB pun, dengan satu tekad sederhana, yakni ingin mendapat pekerjaan bagus dan gaji yang besar.

Jalannya waktu dan pengalaman saat kuliah di ITB yang sangat entreprenerial, dimana lulusannya yang menjadi pengusaha dapat menjadi role model, antara lain; Aburizal Bakrie dan Arifin Panigoro yang sukses jadi pengusaha sukses di Tanah Air.

Dengan latar belakang pola pikir tersebut di atas, maka setelah lulus di ITB pilihannya hanya ada dua, yakni kerja di perusahaan besar seperti Mckinsey dan BCG, atau membangun perusahaan sendiri.
Untuk mencapai mimpinya, sejak kuliah ia sudah berkecimpung di dunia StartUp, denga mendirikan Suitmedia, sebuah perusahaan jasa konsultan website untuk perusahaan, yang hingga kini masih tetap dijalaninya.

Berbekal pengalaman, perkembangan Suitmedia tumbuh sangat pesat. Setahun kemudian atau pada tahun 2010 ia mendirikan Bukalapak. Sejak itulah ia memutuskan untuk fokus membangun Bukalapak menjadi online marketplace terpercaya, yang kini sudah sangat terkenal di masyarakat Indonesia.

Ide Mendirikan Bukalapak.com
Seperti juga Steve Jobs (Apple) dan Bill Gates (Microsoft), Achmad Zaky juga memulainya dari garasi, ditemani Nugroho (juga pendiri Bukalapak) yang memiliki pengalaman membuat dan me-marketingkan website di Suitmedia. Mereka berdua menyadari bahwa kebutuhan masyarakat dunia maya, para seller dan buyer menginginkan Online Shop Marketplace yang bisa mempertemukan antara penjual dan pembeli secara aman (tanpa penipuan). Dari situlah akhirnya mereka membuat sebuah Online Shop Marketplace yang diberi nama Bukalapak.com.

Pada awalnya hanya 3 orang yang terlibat di Bukalapak, 1 orang sebagai staf, 1 orang bantu-bantu, dan 1 orang lagi yaitu Achmad Zaky sendiri yang secara masif mengajak orang-orang bergabung di Bukalapak.com

Dirinya dihadapkan pada pertanyaan calon seller yang akan bergabung, dengan masalah kepercayaan terhadap e-commerce, karena kebanyakan orang takut tertipu. Oleh karenanya, ia dan dan tim fokus menyelesaikan permasalahan kepercayaan, dengan cara mengedukasi seller. Dengan cara membuat kisah-kisah sukses seller, yang kemudian menyebarkannya ke Twitter guna mengedukasi seller lain agar menjadi seller terpercaya.

Bukalapak bertujuan untuk mewadahi sektor usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia untuk tumbuh berkembang melalui internet. Dirinya yakin bahwa peluang e-commerce sangat terbuka lebar. Setiap orang dapat bergabung serta menjadi penjual, dan pembeli.

Hanya dalam kurun waktu 3 tahun Bukalapak mengalami kemajuan pesat. Bukalapak yang didirikan pada tahun 2011, kini telah memiliki 150.000 penjual. Produk yang dijual pun sangat beragam, mulai dari elektronik, makanan hingga produk fashion. (SSM)

Foto : Istimewa